Selasa, 28 Mei 2013

Doa Sebelum Bersetubuh



bersetubuh, mimpi bersetubuh, cara bersetubuh mengikut islam, doa bersetubuh, cara bersetubuh, hukum bersetubuh ketika haid, bercinta, hubungan intim, ciuman
Sebagai bagian dari fitrah kemanusiaan, Islam tidak pernah memberangus hasrat seksual. Islam memberikan panduan lengkap agar seks bisa tetap dinikmati seorang muslim tanpa harus kehilangan ritme ibadahnya.

Sebagai salah tujuan dilaksanakannya nikah, hubungan intim –menurut Islam– termasuk salah satu ibadah yang sangat dianjurkan agama dan mengandung nilai pahala yang sangat besar. Karena jima’ dalam ikatan nikah adalah jalan halal yang disediakan Allah untuk melampiaskan hasrat biologis insani dan menyambung keturunan bani Adam.

Selain itu bersetubuh yang halal juga merupakan ibadah yang berpahala besar. Rasulullah SAW bersabda, “Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

Karena bertujuan mulia dan bernilai ibadah itu lah setiap hubungan seks dalam rumah tangga harus bertujuan dan dilakukan secara Islami, yakni sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan sunah Rasulullah SAW.

Ulama salaf mengajarkan, “Seseorang hendaknya menjaga tiga hal pada dirinya: Jangan sampai tidak berjalan kaki, agar jika suatu saat harus melakukannya tidak akan mengalami kesulitan; Jangan sampai tidak makan, agar usus tidak menyempit; dan jangan sampai meninggalkan hubungan seks, karena air sumur saja bila tidak digunakan akan kering sendiri."

Sedangkan di antara manfaat bersetubuh dalam pernikahan, menurut Ibnu Qayyim, adalah terjaganya pandangan mata dan kesucian diri serta hati dari perbuatan haram. Bersetubuh juga bermanfaat terhadap kesehatan psikis pelakunya, melalui kenikmatan tiada tara yang dihasilkannya.

DOA SEBELUM BERSETUBUH

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
(Bismillaahi Alloohumma jannibnasy syaithoona wajannibisy syaithoona maa rozaqtanaa)

Artinya : "Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari syetan, dan jauhkan syetan agar tidak mengganggu apa (anak) yang Engkau rezekikan kepada kami". (HR. Bukhari dan Muslim).

Keterangan: Doa ini dibaca sebelum bersetubuh. Rasulullah bersabda:
أَمَا إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَتَى أَهْلَهُ وَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا . فَرُزِقَا وَلَدًا ، لَمْ يَضُرُّهُ الشَّيْطَانُ
Sesungguhnya ketika salah seorang dari kalian (sebelum) mendatangi (menyetubuhi) istrinya berdoa "Bismillaahi Alloohumma jannibnasy syaithoona wajannibisy syaithoona maa rozaqtanaa" lalu Allah mengkaruniakan anak, maka ia (anak itu) tidak akan dibahayakan oleh syaitan. (HR. Bukhari)

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda:
لَوْ أَنَّ أَحَدَهُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا ، فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ ، لَمْ يَضُرَّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا
"Jika salah seorang dari kalian menginginkan mendatangi (menyetubuhi) istrinya berdoa "Bismillaahi Alloohumma jannibnasy syaithoona wajannibisy syaithoona maa rozaqtanaa" maka jika Allah mentakdirkan memiliki anak melalui persetubuhan itu, maka ia (anak itu) tidak akan dibahayakan oleh syaitan selama-lamanya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Demikian Doa Sebelum Melakukan Hubungan Seksual atau Bersetubuh, semoga kita yang sudah menikah terbiasa mengamalkan doa tersebut.

Tags yang berkaitan dengan bersetubuh: mimpi bersetubuh, cara bersetubuh mengikut islam, doa bersetubuh, cara bersetubuh, hukum bersetubuh ketika haid, bercinta, hubungan intim, ciuman.


Jumat, 24 Mei 2013

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 104-117

Terjemahan Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 104 sampai dengan Terjemahan Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 117, sebagai berikut: Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 104: Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka Barang siapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudaratannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara (mu).

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 105: Demikianlah kami mengulang-ulangi ayat-ayat Kami supaya (orang-orang yang beriman mendapat petunjuk) dan yang mengakibatkan orang-orang musyrik mengatakan: "Kamu telah mempelajari ayat-ayat itu (dari Ahli Kitab)", dan supaya Kami menjelaskan Al Qur'an itu kepada orang-orang yang mengetahui.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 106: Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 107: Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mempersekutukan (Nya). Dan Kami tidak menjadikan kamu pemelihara bagi mereka; dan kamu sekali-kali bukanlah pemelihara bagi mereka.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 108: Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 109: Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh jika datang kepada mereka sesuatu mukjizat pastilah mereka beriman kepada-Nya. Katakanlah: "Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu hanya berada di sisi Allah". Dan apakah yang memberitahukan kepadamu bahwa apabila mukjizat datang mereka tidak akan beriman.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 110: Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Qur'an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 111: Kalau sekiranya Kami turunkan malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) segala sesuatu ke hadapan mereka niscaya mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 112: Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 113: Dan (juga) agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat cenderung kepada bisikan itu, mereka merasa senang kepadanya dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka (setan) kerjakan.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 114: Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Qur'an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 115: Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur'an, sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 116: Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).

Al-Qur'an Surat Al-An'am ayat 117: Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk.

Selasa, 21 Mei 2013

Doa Menyambut Bulan Ramadhan 1434 H



doa, menyambut bulan ramadhan, peristiwa bulan ramadhan 1434 H, bulan ramadhan tahun 2013
Bulan Ramdhan 1434 H sebentar lagi tiba. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan. Bulan nan penuh berkah. Allah mewajibkan atas kamu berpuasa di bulan ini. Pada bulan ini pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup dan syaithan-syaithan di belenggu. Di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barang siapa tidak mendapatkan kebaikan di bulan ini, niscaya tidak ada kebaikan baginya.” (HR: Ahmad 8631).

Sudah sepantasnya kaum Muslim mempersiapkan diri menghadapi kedatangannya. Sebab, persiapan menyambut kedatangan bulan Ramadhan, menjadi langkah awal yang sangat menentukan berhasil tidaknya seseorang dalam meraih berbagai keutamaan yang terdapat di dalamnya. Salah satunya adalah doa menyambut Ramadhan 1434 H sebagai berikut ini.

DOA MENYAMBUT RAMADHAN

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ
(Alloohumma baarik lanaa fii Rojab wa Sya'ban, wabaarik lanaa fii Romadhon)

Artinya : “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan”

Keterangan:
Doa ini diambil dari hadits riwayat Ahmad (no. 2346 dan 2387). Doa tersebut dibaca sejak bulan Rajab.

Tags yang terkait dengan bulan ramadhan: doa, menyambut bulan ramadhan, peristiwa bulan ramadhan 2013, bulan ramadhan tahun 2013, pengertian bulan ramadhan, bulan ramadhan wiki, bulan puasa ramadhan tahun 2013, bulan ramadhan adalah, bulan ramadhan 2014, bulan ramadhan 2013, ramadhan 1434 H.

Rabu, 15 Mei 2013

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 92-103

Terjemahan Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 92 sampai dengan Surat Al-An'aam Ayat 103, sebagai berikut: Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 92: Dan ini (Al Qur'an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Umul kura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur'an), dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 93: Dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: "Telah diwahyukan kepada saya", padahal tidak ada diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata: "Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah". Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu". Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 94: Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami kurniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafaat yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah).

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 95: Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 96: Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 97: Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 98: Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri, maka (bagimu) ada tempat tetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami kepada orang-orang yang mengetahui.

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 99: Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 100: Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 101: Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 102: (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.

Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 103: Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

Selasa, 07 Mei 2013

doa cepat hamil

doa cepat hamil islami
Memiliki keturunanan berupa anak yang sholeh adalah dambaan bagi setiap pasangan suami istri yang sudah menikah. Entah itu mereka yang baru saja menikah atau yang sudah bertahun-tahun melangsungkan perkawinan namun tak kunjung juga dikarunia buah hati. Bagi Anda yang telah menyempurnakan ikhtiar namun belum juga berhasil segeralah untuk mengambil wudlu dan berdo’a. Apakah dengan demikian doa merupakan cara cepat hamil?

Doa cepat hamil sesungguhnya tergantung prerogratif hak Allah SWT. Sesungguhnya Ia yang menentukan dan mengabulkan apa yang diminta oleh makhlukNya. Bisa cepat, bisa lambat bahkan bisa ditunda, namun yang perlu digarisbawahi bagi pasangan suami istri yang telah lama menikah dan belum memiliki anak tetap tidak diperbolehkan untuk berputus asa dari Rahmat Allah SWT.

Kali ini penulis ingin berbagi tips, semoga saja doa cepat hamil menurut Islam ini dapat menjadi motivasi mengarungi bahtera rumah tangga disamping pada bagian terakhir tetap akan kami sarankan untuk mengunjungi dokter kandungan untuk berkonsultasi mengenai kehamilan yang belum kunjung tiba. Insya Allah kombinasi antara sempurnanya ikhtiar dan sempurnanya doa akan menjadikan kita lebih bertawakal


Coba kita baca sejenak  keluhan seorang ibu yang ditulis pada forum kehamilan :
 

Selamat malam dokter :)
 

Saya sudah menikah 1,5 tahun namun sampai saat ini belum dikaruniai keturunan, kami berdua sudah periksakan ke dokter spesialis kandungan dan pemeriksaan laboratorium dan hasilnya kami berdua baik-baik aja, saya minta saran dan petunjuk dokter. Terima kasih atas jawabannya.

    Ok..itu baru satu dari mungkin puluhan ribu penduduk Indonesia yang bahkan pertanyaannya akan lebih kompleks dan problemnya lebih berat dari pertanyaan diatas. Bagaimana dengan Anda yang mungkin para wanita yang sudah memasuki usia 40 tahun dan belum satu pun memiliki anak? Adakah kekawatiran yang luar biasa terjadi pada Anda? Ajaran Islam memberikan solusi yakni berupa doa dan itu bisa dijadikan amalan sehari-hari, sebagai ikhtiar ruhani sebagaimana yang juga telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria. Bahwa sesungguhnya mudah bagi Allah SWT untuk menghidup dan mematikan manusia ciptaannya.

    Al Qurtubhi rahimahullah berkata,

    ليس شيء أقر لعين المؤمن من أن يرى زوجته وأولاده مطيعين لله عز وجل.

    Tidak ada sesuatu yang lebih menyejukkan mata seorang mukmin selain melihat istri dan keturunannya taat pada Allah ‘azza wa jalla.” Perkataan semacam ini juga dikatakan oleh Al Hasan Al Bashri. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 10/333)

    Mari kita amalkan doa memohon keturunan yang telah diabadikan dalam Alqur’an ini sehingga kita bisa kuat dan ridla dengan segala kehendakNya dengan begitu diri kita tumbuh jiwa ikhlas dalam menghamba sebagaimana ilmu ikhlasnya Mas Erbe Sentanu pendiri Kata Hati Institute yang memiliki problem sama mengenai belum memiliki anak pada usia hingga bertahun-tahun pernikahannya. Namun kini keiklasan dan ketabahannya telah berbuah manis bermula dari vonis dokter bahwa sang istri dinyatakan tidak subur menjadi bisa subur dan memiliki anak sesuai dengan kehendakNya.

    Doa Nabi  Zakaria Memohon Diberi Anak yang Sholeh

     رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

     Rabbana hablana min azwajina wa zurriyatina qurrata a’yunin, waj’alna lil muttaqiina imaama.

    Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74).

     Doa Nabi Ibrahim a.s. ketika belum punya anak:
     
     رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

    Rabbi hablii min ash-shalihiin.

    Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (As-Shaffat: 100)


    Istrinya, Sarah, adalah seorang yang mandul dan usianya sudah lanjut. Berkat doa di atas, Nabi Ibrahim a.s. dianugerahi Ismail a.s. (dari istrinya Hajar) dan Ishak a.s. (dari istrinya Sarah).

    amalan doa islami agar cepat hamilSebagai tambahan amalan Anda bisa mencoba untuk senantiasa puasa Senin Kamis atau Puasa Dawud dan memperbanyak sedekah terutama untuk anak-anak yatim piatu. Sebagai pancingan untuk meningkatkan hormone keibuan Anda bisa mendekatkan diri dengan belajar mengasuh bayi saudara atau tetangga sepenuh hati seolah-olah itu adalah anak Anda sendiri.

    Sebagai tambahan kunci sukses untuk kehamilan adalah hubungan seksual yang bermutu dan proses pembuahan antara sel telur istri anda dan sel sperma suami anda yang sempurna. Untuk semua itu, yang diperlukan adalah hubungan seksual yang pas dengan masa subur istri anda. Bila Anda saat ini belum melakukan pemeriksaan, maka inilah beberapa pemeriksaan yang harus Anda lakukan :

    1. Pemeriksaan organ kelamin internal istri (kedua indung telur, saluran indung telur dan kantung rahim) dan anda sendiri (kantung testis).
    2. Pemeriksaan organ kelamin eksternal istri anda (vagina) dan anda sendiri (penis).
    3. Pemeriksaan siklus menstruasi istri anda.
    4. Pemeriksaan kualitas sel sperma anda (kelainan jumlah, gerakan maupun bentuk sperma).
    5. Ada tidaknya zat antibodi sperma di tubuh anda maupun istri anda.
    Bilamana setelah dilakukan pemeriksaan - pemeriksaan itu, hasilnya Anda berdua dinyatakan baik - baik saja, maka seharusnya tidak ada masalah jika Anda berdua ingin memiliki seorang anak. Namun jika Anda masih belum yakin terutama mengenai ikhtiar yang harus dilakukan terutama mengenai pemahaman dan seluk beluk kehamilan, saran dari dokter kandungan yang telah berhasil membantu ribuan orang untuk hamil dapat Anda coba. Silahkan baca : dokter ahli kandungan ini memadukan pemeriksaan modern dan do’a sungguh-sungguh untuk keberhasilan kehamilan.


    Senin, 06 Mei 2013

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 81-91

    Terjemahan Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 81 sampai dengan Surat Al-An'aam Ayat 91, sebagai berikut:
    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 81: Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak takut mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujah kepadamu untuk mempersekutukan-Nya. Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?"

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 82: Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kelaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 83: Dan itulah hujah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 84: Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yakub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik,

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 85: dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang saleh.

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 86: dan Ismail, Alyasa, Yunus dan Lut. Masing-masingnya Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya),

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 87: (dan Kami lebihkan pula derajat) sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus.

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 88: Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 89: Mereka itulah orang-orang yang telah kami berikan kepada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama) dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya.

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 90: Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al Qur'an)". Al Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat.

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 91: Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya di kala mereka berkata: "Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia". Katakanlah: "Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)?" Katakanlah: "Allah-lah (yang menurunkannya)", kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Qur'an kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.

    Al-Qur'an Surat Al-An'aam Ayat 91: Dan ini (Al Qur'an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Umulkura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur'an), dan mereka selalu memelihara shalatsnya.